3969987831

Keren! Seluruh Alumni STIM Lasharan Jaya Makassar Telah Menyelesaikan Program Magang di Perusahaan dan Kantor

Dikutip dari; Warta Bulukumba – Dr. Hernita Sahban, berdiri anggun di podium, dikelilingi oleh bunga-bunga segar yang menghiasi panggung, melambangkan harapan baru yang mekar di hati 150 wisudawan. Suasana penuh haru membalut prosesi Wisuda Sarjana XIX yang digelar pada Sabtu, 16 November 2024.

Sebuah perjalanan yang telah mereka siapkan melalui program Kuliah Kerja Lapang Plus (KKLP) atau magang di berbagai perusahaan dan kantor, menjadikan para lulusan lebih siap menghadapi dunia profesional. Sejak masa kuliah, para mahasiswa sudah menjalani program Kuliah Kerja Lapang Plus (KKLP) atau magang di berbagai perusahaan dan kantor. Program ini tidak hanya memperkenalkan mereka pada dinamika dunia profesional, tetapi juga memberikan pengalaman nyata yang membangun kepercayaan diri.

“Diharapkan pada saat mereka sudah sukses nanti, mereka bisa kembali ke daerahnya dan memberikan sumbangsih pikiran untuk membangun daerah mereka serta membanggakan kedua orang tua mereka,” ujar Ketua STIM Lasharan Jaya, Dr. Hernita Sahban, dalam laporannya.

Acara ini meluluskan 150 mahasiswa dari berbagai daerah, termasuk 20 penerima beasiswa KIP (Kartu Indonesia Pintar) Kuliah. Momen haru semakin terasa ketika video dedikasi untuk pendiri STIM Lasharan Jaya, Dr. H. Sahban Liba, diputar. Dalam video tersebut, terlihat bagaimana Sahban Liba meletakkan dasar visi dan misi kampus, yang tak hanya mengejar keunggulan akademis, tetapi juga membangun karakter mahasiswa.

“Pendidikan karakter ini bukan hanya bertujuan membentuk lulusan yang cerdas secara akademis, tetapi juga pribadi yang berintegritas, mandiri, dan berkontribusi positif dalam masyarakat,” jelas Hernita. Untuk mencapai visi itu, kampus STIM Lasharan Jaya menerapkan filosofi pembentukan kebiasaan melalui lima tahap: dipaksa, terpaksa, bisa, biasa, dan menjadi budaya. Tahapan ini mengajarkan mahasiswa untuk melatih disiplin dan membangun karakter positif secara bertahap.

Hernita menjelaskan, “Pada awalnya, mungkin segala sesuatu harus dilakukan dengan dorongan dari luar, dipaksa, kemudian menjadi kebutuhan yang mulai dirasakan, terpaksa, di mana akhirnya mereka akan menemukan bahwa mereka bisa melakukannya. Dari sana, hal tersebut menjadi kebiasaan yang terus dibangun, dan pada akhirnya berubah menjadi budaya yang melekat dalam diri.”

Selain itu, STIM Lasharan Jaya menanamkan tiga nilai inti yang menjadi landasan pendidikan mereka, yakni Sense of Belonging (rasa memiliki), Sense of Participation (partisipasi aktif), dan Sense of Responsibility (tanggung jawab). “Ketiga nilai ini adalah pilar utama dalam membentuk karakter mahasiswa agar siap menghadapi tantangan dunia kerja dan masyarakat,” tambah Hernita.

Hernita juga membakar semangat para wisudawan dengan pepatah yang sering ia sampaikan: “Dimana ada kemauan, di situ ada jalan. Di mana ada jalan, di situ ada tantangan. Di mana ada tantangan, di situ ada usaha. Di mana ada usaha, di situ ada hasil. Di mana ada hasil, maka Anda bisa mendapatkan apa Anda mau.” Pesan ini seolah menjadi mantra yang mengiringi langkah para lulusan untuk terus berjuang dalam menghadapi tantangan karier.

Sumber Artikel berjudul “Keren! Seluruh Alumni STIM Lasharan Jaya Makassar Telah Menyelesaikan Program Magang di Perusahaan dan Kantor “, selengkapnya dengan link: https://wartabulukumba.pikiran-rakyat.com/pendidikan/pr-878785276/seluruh-alumni-stim-lasharan-jaya-makassar-telah-menyelesaikan-program-magang-di-perusahaan-dan-kantor?page=all

 

Wisuda Stimlash

STIM Lasharan Jaya Gaungkan Budaya Perubahan untuk Ciptakan Alumni Kompeten dan Berintegritas

Dikuti dari; LITERASI-ONLINE.COM, MAKASSAR – Wisuda Sarjana XIX  Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIM) Lasharan Jaya Tahun 2024 pada Sabtu, 16 November 2024, diisi orasi ilmiah oleh Assoc. Prof. Muh. Amsal Sahban, Ph.D. Pakar manajemen bisnis ini menyampaikan orasi ilmiah bertajuk “Mengembangkan Kompetensi Kewirausahaan Mahasiswa Melalui Transformasi Digital dan Orientasi Kewirausahaan: Peran Penting Dukungan Sosial.”

Acara yang berlangsung di kampus STIM Lasharan Jaya tersebut dihadiri oleh para wisudawan, dosen, serta tamu undangan dari berbagai kalangan. Dalam orasinya, Prof. Amsal menyoroti pentingnya penguasaan keterampilan kewirausahaan di tengah pesatnya perkembangan era digital.

Ia menjelaskan bahwa transformasi digital bukan sekadar soal adopsi teknologi, tetapi juga mencakup perubahan paradigma dalam berinovasi dan mengelola bisnis. “Transformasi digital menjadi katalis perubahan yang menghadirkan peluang baru bagi pengembangan usaha. Namun, literasi digital mahasiswa masih tergolong rendah, sehingga menghambat mereka memanfaatkan teknologi secara optimal,” ungkapnya, mengutip data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) yang mencatat pengguna internet di Indonesia mencapai 221 juta orang.

Amsal juga menyoroti perlunya integrasi kurikulum digital dalam pendidikan tinggi. Menurtnya kurikulum yang relevan dapat membantu mahasiswa mengembangkan keterampilan digital agar mampu bersaing di dunia kerja berbasis teknologi.

Lebih jauh, ia memaparkan bahwa orientasi kewirausahaan, seperti keberanian bersaing, kemandirian, inovasi, proaktivitas, dan kemampuan mengambil risiko, menjadi elemen penting yang perlu dikombinasikan dengan penguasaan teknologi.

Selain aspek digital dan kewirausahaan, Amsal menekankan peran dukungan sosial dalam memperkuat kompetensi mahasiswa. Berdasarkan hasil penelitian, ia mengungkapkan bahwa dukungan sosial, baik berupa emosional, informasi, bantuan praktis, maupun jaringan, memperkuat dampak positif transformasi digital dan orientasi kewirausahaan terhadap kompetensi kewirausahaan.

“Dukungan sosial adalah fondasi yang membantu lulusan membangun kepercayaan diri, memperluas jaringan, serta memperoleh sumber daya untuk bertahan dan berkembang di dunia kewirausahaan,” tambahnya.

Acara wisuda ini tidak hanya menjadi momentum perayaan bagi para lulusan, tetapi juga sumber inspirasi dari orasi ilmiah yang memberikan wawasan mendalam. Amsal menutup orasinya dengan pesan optimistis, “Jangan takut menghadapi perubahan, tetapi jadilah penggerak perubahan itu sendiri.” (*)

Maba ang. 2024

Hari Ini Maba 2024 STIM Lasharan Jaya Rayakan Kebersamaan Lewat Semarak Star Visco Akrab

Dikutip dari; BERITASEMBILAN.Com-MAKASSAR. Sebanyak 124 mahasiswa baru STIM Lasharan Jaya angkatan 2024 akan merayakan momen bersejarah melalui acara inaugurasi bertajuk “Star Visco Akrab” yang akan dilaksanakan Kamis, 14 November 2024.

Ketua STIM Lasharan Jaya, Dr Hernita, SE, MM saat  dikonfirmasi didampingi Waket III, Arfiany, SE, MM serta Ketua Panitia Muh. Susilo Rama Prasetya mahasiswa angkatan 2023 yang juga anggota UKM StimLash Jaya mengatakan acara ini akan  digelar di Gedung Lasharan Garden dengan  dimeriahkan  berbagai penampilan seni yang kreatif dan penuh semangat.

Dikatakan, para mahasiswa  akan menampilkan beberapa tarian tradisional dan modern, parodi yang mengundang tawa, dance energik, serta musikalisasi puisi yang memukau. Tidak ketinggalan, penampilan penyanyi solo oleh mahasiswa berbakat juga akan  menghiasi panggung.

Hernita mengharapkan kegiatan ini  mampu menjadi momen yang mengesankan bagi mahasiswa baru, menciptakan rasa kebersamaan, dan membangun semangat kolaboratif di lingkungan kampus. “Acara ini bukan hanya sekadar ajang hiburan, tetapi juga menandai awal perjalanan akademis dan sosial bagi mahasiswa angkatan 2024 di STIM Lasharan Jaya,”ujarnya.

Semangat kebersamaan dan kolaborasi yang tercipta, diharapkan “Star Visco Akrab” menjadi pengalaman tak terlupakan bagi mahasiswa baru.***

 

Dr Hernita

STIM Lasharan Jaya Makassar Akan Gelar Wisuda Sarjana, Diikuti 150 Alumni

Dr Hernita, SE. MM.

Dikutip dari; LITERASI-ONLINE.COM, MAKASSAR –  Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIM) Lasharan Jaya Makassar bersiap menyelenggarakan prosesi wisuda bagi 150 alumninya untuk program sarjana (S1) Manajemen. Wisuda sarjana ini akan digelar dalam rapat senat terbuka yang dipimpinan Ketua StimLash Jaya Makassar Dr Hernita, SE, MM, pada Sabtu 16 November 2024 di Kampus Stimlash Jaya Makassar

 

Acara ini akan dihadiri Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX, Ketua Yayasan Pendidikan Lasharan Jaya Makassar Hj. Andi Nurlaela Sahban, dan Muh. Amsal Sahban, SE, MM yang juga pengurus yayasan serta sejumlah tamu undangan penting lainnya. Acara wisuda ini akan diisi dengan Orasi Ilmiah oleh Muhammad Amsal Sahban, SE, MM, PhD.

 

Tema yang dibawakan adalah “Peran Transformasi Digital dan Orientasi Kewirausahaan Dalam Meningkatkan Kompetensi Kewirausahaan Mahasiswa Bisnis Melalui Dukungan Sosial.” Dr. Hernita menyampaikan bahwa para wisudawan yang akan diwisuda terbagi dalam empat konsentrasi spesialisasi, yaitu Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM), Manajemen Keuangan, Manajemen Pemasaran, dan Manajemen Perbankan.

 

Masing-masing konsentrasi dirancang untuk membekali lulusan dengan keterampilan dan pengetahuan yang relevan, sehingga siap bersaing di dunia kerja yang kompetitif. Dalam kesempatan ini, STIM Lasharan Jaya juga akan memberikan penghargaan khusus kepada alumni yang telah berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pencapaian mereka selama menempuh studi.

 

Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh lulusan untuk terus berkarya dan memberikan dampak positif di masyarakat. Dengan terselenggaranya prosesi wisuda ini, STIM Lasharan Jaya kembali menunjukkan komitmennya untuk melahirkan tenaga profesional di bidang manajemen yang siap berkonstribusi dalam berbagai sektor industri. (*)

WhatsApp-Image-2024-09-07-at-16.14.37-300x178

Dosen STIM Lasharan Jaya Gelar Pelatihan Digitalisasi untuk Koperasi dan UMKM di Desa Kanjilo

Dikutip dari MAKASSAR, SUARASULSEL.COM – Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIM) Lasharan Jaya Makassar melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk Pemberdayaan Masyarakat Pemula (PMP) dengan nama program “Pelatihan digitalisasi Pemasaran dan Keuangan pada Koperasi dan UMKM di Desa Kanjilo, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa”.

“Semoga dengan adanya Pelatihan Digitalisasi ini akan mampu menambah pengetahuan dan meningkatkan keterampikan anggota Koperasi dan UMKM terhadap Digitalisasi”, ujar Dr. Hernita, SE, MM, Ketua STIM Lasharan Jaya Makassar yang juga bertindak sebagai Ketua TIM Pengabdi Program PMP, saat pembukaan kegiatan Pelatihan Digitalisasi Pemasaran dan Keuangan, Sabtu, (31/8/23) lalu.

Program PMP tersebut dilaksanakan selama enam bulan, dari Juni hingga Desember 2024 dan diikuti 8 Kelompok Koperasi dan UMKM di Desa Kanjilo yang masing-masing mengirim 2 orang, jadi total peserta pelatihan berjumlah 16 orang.

“Dengan memahami digitalisasi, diharapkan tidak hanya menambah pengetahuan dan keterampilan tapi juga bisa menjadi tambahan income baru sehingga perekonomian Koperasi dan UMKM jadi lebih baik dan makmur,” jelas Hernita.

PLH Kepala Desa Kanjilo, Munir Aras, S.Sos, MM mengatakan, program PMP yang sedang berlangsung ini tetap dalam pantauan dan monitoring TIM Pengabdi dan akan diselingi tambahan pengetahuan dan skill yang terkait agar para anggota Koperasi dan pelaku UMKM dapat lebih meningkatkan daya jangkau usaha mereka hingga mencapai seluruh Sulawesi Selatan bahkan sampai ke seluruh daerah Indonesia Timur.

“Dengan terpilihnya desa kami menjadi lokasi pelatihan digitalisasi, merupakan kehormatan bagi desa dan seluruh warganya,” ujar Munir.

Munir menambahkan, agar seluruh pelaku UKM dan Koperasi memanfaatkan dengan sebaik-baiknya ilmu yang akan diberikan dalam pelatihan digitalisasi.

Program Pemberdayaan Masyarakat Pemula (PMP) yang didanai Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan kolaborasi dua perguruan tinggi di Sulawesi Selatan, STIM Lasharan Jaya Makassar dengan Universitas Dipa (Undipa) Makassar.

Dalam melaksanakan program ini, Dr. Hernita, SE, MM dibantu dua dosen yakni Dr. Iwan Perwira, SE, MM dari STIM Lasharan Jaya Makassar dan Dr. Aprizal, S.Kom, SE, MM dari Undipa Makassar serta tiga mahasiswa STIM Lasharan Jaya Makassar yaitu Selfi Sri Damayanti, Elisabeth Tappang dan Muhammad Nur Refki Salam. (*)

 

WhatsApp-Image-2024-09-07-at-16.14.01-700x530

Dosen STIM Lasharan Jaya Makassar Latih Warga Desa Tamannyeleng Tingkatkan Produksi Ikan Lele

Dikutip  dari SUARASULSEL.COM – Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIM) Lasharan Jaya Makassar mengadakan pengabdian kepada masyarakat bertajuk Pemberdayaan Masyarakat Pemula (PMP). Program ini meningkatkan hasil produksi ikan lele melalui teknik Nano Oksygen Bioflok (NOB) di Desa Tamannyeleng, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa. Program PMP tersebut dilaksanakan selama enam bulan, dari Juni hingga Desember 2024.

“Saya senang bisa mengajak warga Desa Tamannyeleng untuk beternak lele. Kegiatan ini guna mendukung program PMP,” ujar Dr. Iwan Perwira, SE, MM, Dosen STIM Lasharan Jaya Makassar yang juga selaku Ketua TIM Pengabdi Program PMP saat mengadakan pelatihan Metode Nano Oksygen Bioflok, Senin, (30/8/23) lalu.

Kata dia, dengan metode yang lebih modern, diharapkan tidak hanya menambah pengetahuan dan keterampilan tapi juga bisa menambah income sehingga perekonomian para peternak lele jadi lebih baik dan makmur, tambah Iwan.

Program PMP yang sedang berlangsung ini tetap dalam pantauan dan monitoring TIM Pengabdi dan akan dibekali pengenalan sekelumit hal tentang digital marketing agar dapat memperluas jangkauan pasar penjualan ikan lele tidak hanya di kabupaten gowa tapi juga mampu menjangkau Sulawesi Selatan hingga ke daerah Indonesia Timur lainnya.

Program Pemberdayaan Masyarakat Pemula (PMP) yang didanai Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan kolaborasi dua perguruan tinggi di Sulawesi Selatan, STIM Lasharan Jaya Makassar dengan Universitas HOS Cokroaminoto Makassar.

Dalam melaksanakan program ini, Dr. Iwan Perwira, SE, MM dibantu dua dosen yakni Jaya S.Pi, M.Si, dari Universitas HOS Cokroaminoto Makasar dan Yohanis, SE, MM dari STIM Lasharan Jaya Makassar serta mahasiswa STIM Lasharan Jaya Makassar yaitu Adam Alfi Muhammad, Fatwa dan Aldio Mukhlas Rizky. (*)

 

WhatsApp Image 2024-09-05 at 11.17.33

PELEPASAN MAHASISWA PROGRAM KAMPUS MENGAJAR ANGKATAN 8 (KM-8) TAHUN 2024

Makassar 4 September 2024 – Kampus Mengajar merupakan bagian kegiatan pembelajaran dan pengajaran di satuan pendidikan dasar dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar dan mengembangkan diri melalui aktivitas di luar kelas. Selain itu memberikan kesempatan bagi mahasiswa yang memiliki minat dalam bidang Pendidikan untuk turut serta mengajar dan menjadi mitra guru dan sekolah dalam pengembangan model pembelajaran, sehingga berdampak pada penguatan pembelajaran literasi dan numerasi di sekolah.

Dalam himbauannya kepada mahasiswa, Dr. Hernita, SE. MM. selaku ketua Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Lasharan Jaya meminta agar mahasiswa yang mengikuti program Kampus Mengajar dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk berkolaborasi dengan para guru dan tenaga pendidik. Utamanya, untuk bersama-sama meningkatkan kualitas pembelajaran yang berarti bagi masa depan negeri ini.

Tahun 2024 ini Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Lasharan Jaya, melepas dua orang mahasiswi yang lolos mengikuti program ini yaitu: Nazwah Zenaidah dengan lokasi penugasan SDN 2 Waringinsari Kec. Langensari, Kota Banjar, Jawa Barat dan Wahyuniar dengan lokasi penugasan SMP IT YAA BUNAYYA FATHUL KHAIR Jl. H. Kalla IINo. 37 Panaikang, Kec Panakkukang, Kota Makassar. Sejak dimulainya program ini sudah delapan angkatan mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Lasharan Jaya yang lolos mengikuti program.

Civitas Akademika STIM Lasharan Jaya Berpartisipasi Meriahkan Jalan Santai PTS LLDIKTI IX di Pantai Indah Bosowa

Makassar, 11 Agustus 2024 — Civitas akademika Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIM) Lasharan Jaya dengan penuh antusias berpartisipasi dalam acara Jalan Santai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) LLDIKTI Wilayah IX, yang diselenggarakan di Pantai Indah Bosowa, Makassar, pada hari Minggu, 11 Agustus 2024.

Acara ini dihadiri oleh berbagai perguruan tinggi swasta di bawah naungan LLDIKTI Wilayah IX, dengan tujuan utama mempererat silaturahmi, meningkatkan kebugaran, dan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kesehatan fisik di kalangan civitas akademika. Jalan Santai ini menjadi ajang yang efektif untuk memperkuat semangat kebersamaan dan kolaborasi antar perguruan tinggi di wilayah tersebut.

Rombongan STIM Lasharan Jaya yang terdiri dari dosen, mahasiswa, dan staf akademik hadir dengan semangat yang tinggi. Mereka mengenakan seragam berwarna merah dengan gambar Garuda di dada, mencerminkan kebanggaan nasional serta identitas kuat sebagai bagian dari komunitas STIM Lasharan Jaya. Partisipasi dalam acara ini tidak hanya menunjukkan komitmen STIM Lasharan Jaya dalam mendukung gaya hidup sehat, tetapi juga mempererat hubungan antar institusi pendidikan di kawasan ini.