STIM Lasharan Jaya Makassar bersama 55 perguruan tinggi se Indonesia lakukan FGD Internasional dengan Pelaku Industri Industri di Malaysia (Part-2)

Kolaborasi lintas negara antara dunia akademik dan pelaku industri diperkuat melalui Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan 56 perguruan tinggi se-Indonesia, termasuk STIM Lasharan Jaya Makassar, bersama pelaku industri Malaysia di Pudu Convention Hall, Kuala Lumpur.

Kegiatan ini menghadirkan Siti Khadijah Apparel, salah satu merek busana muslimah premium terkenal di Malaysia yang sejak berdiri pada 2009 konsisten mengembangkan produk dengan memadukan kenyamanan pemakai, kualitas material, serta kepatuhan terhadap prinsip syariat Islam. Terinspirasi dari sosok Khadijah binti Khuwailid, istri Nabi Muhammad SAW, Siti Khadijah dikenal luas melalui telekung berdesain ergonomis dengan potongan presisi, serta koleksi jubah, baju kurung, hijab, dan perlengkapan ibadah premium.

Dalam FGD tersebut, Komaruddin, perwakilam dari Perusahaan Siti Khadijah Apparel, menegaskan bahwa pengembangan fesyen muslimah harus berangkat dari nilai. Industri fesyen muslimah tidak semata-mata berbicara tentang produk, tetapi juga tentang nilai.

“Kenyamanan ibadah, kualitas, dan identitas syariat menjadi fondasi utama dalam membangun makna spiritual sebuah busana,” ujar Komaruddin.

Sementara itu, Associate Professor Dr. Hernita, Pimpinan STIM Lasharan Jaya Makassar, menilai FGD ini sebagai ruang strategis dalam mempertemukan perspektif akademik dan praktik industri.

“Forum ini memberikan Gambaran konkret bagaimana nilai keislaman, inovasi, dan strategi bisnis dapat terintegrasi dan menjadi referensi penting dalam pengembangan kurikulum serta kewirausahaan di perguruan tinggi,” tutur Dr. Hernita.

FGD tersebut diharapkan menjadi langkah awal terbangunnya kolaborasi berkelanjutan antara perguruan tinggi Indonesia dan pelaku industri fesyen muslimah Malaysia dalam mendorong pengembangan sumber daya manusia serta industri kreatif berbasis nilai.

Tags: No tags

Comments are closed.