Bertempat kampus STIM Lasharan Jaya Makassar, dilaksanakan acara peringatan Nabi Muhammad S.A.W 144H Tahun 2022M, pada hari Jumat, 28 Oktober 2022.
Acara tersebut dihadiri oleh Ibu Ketua Yayasan Stim Lasharan Jaya Makassar Hj. Andi Nurlela, Ibu Ketua Stim Lasharan Jaya Makassar Dr. Hernita, SE. MM, Bapak dan Ibu Dosen, serta Mahasiswa.
Dalam acara ini diisi dengan Pembacaan Ayat Suci Al-Quran oleh Selviani. Selanjutnya diisi dengan sambutan berturut dari UKM Stim Lasharan Jaya, Ibu Dr. Hernita SE.MM Selaku Ketua. Dilajutkan dengan doa Bersama untuk Ayahanda Dr. H. Sahban Liba Drs. MM yang baru saja pergi meninggalkan kita semua pada tanggal 1 Oktober 2022, doa bersama di pimpin oleh Bpk Utadz Adi Wijaya. Lantunan sholawat Nabi yang dilanjukan dengan Tausiyah olehBpk Ustadz Adi Wijaya Kami.
Pemotongan nasi tumpeng oleh Ibu Dr.Hernita SE. MM, penilaian parcel Maulid antar kelas Stimlasharan Jaya Makassar Sekaligus Penyerahan Hadiah oleh Ibu Arfiany SE. MM .
Seminar Hasil sekaligus penarikan mahasiswa KKN Tematik STIM Lasharan Jaya Makassar telah dilaksanakan pada tanggal 19 September 2022 di Desa Bonea Timur, Kecamatan Bontomanai, Kabupaten Kepulauan Selayar. Dalam acara tersebut, dihadiri langsung oleh Kepala Desa Bapak Fatri Edi dan seluruh perangkat desa, turut hadir pula pemuda Karang Taruna Perkasa Muda serta beberapa warga setempat. Pada acara seminar hasil, dimana mahasiswa KKN Tematik memaparkan kinerja mereka selama berada di desa Bonea Timur, mulai dari program kerja utama yakni Keripik nasi tanpa jemur, juga program kerja tambahan berupa pengolahan minyak kelapa menjadi sabun atau disebut dengan (Samikel). Mahasiswa KKNT juga melakukan promosi wisata serta budaya dan adat istiadat di desa tersebut. Mahasiswa KKNT juga memberikan literasi kepada anak-anak di desa tersebut dan dilaksanakan dengan konsep outdoor yakni di lapangan Pemuda. Bukan hanya itu, mahasiswa KKNT pun ikut membantu program kerja desa mulai tingkat desa hingga tingkat provinsi.
Penarikan mahasiswa KKN Tematik ditutup dengan acara Malam Ramah Tamah di Gor Assamaturu dan di hadiri oleh perangkat desa dan warga dari 4 dusun yakni ; dusun Lembang Bau, Dusun Bissorang, Dusun Buki Buki Utara dan dusun Buki-Buki Selatan. Dalam acara tersebut, terlihat suasana persaudaraan yang begitu erat dan hangat yang melekat pada Mahasiswa KKNT dan warga setempat.
Dr. Hikmah, SE.,MM selaku Dosen Pendamping Lapangan mengatakan bahwa ” Semoga apa yang kita kerjakan selama berada di desa Bonea Timur dapat memberi manfaat kepada warga dan juga mahasiswa belajar banyak hal tentang mengabdi kepada masyarakat yang nantinya mereka akan terjun kembali ke Masyarakat setelah menempuh pendidikan di kampus STIM LASHARAN JAYA MAKASSAR.
Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) STIM Lasharan Jaya Makasar Angkatan 2019, Gelombang Pertama, di Kelurahan Bulutana Kecamatan Tinggi Moncong Kabupaten Gowa telah usai. KKN tersebut berlangsung selama 31 hari terhitung mulai 20 Juli hingga 21 Agustus, diikuti 17 mahasiswa dan menjalankan program kerja (proker) pengolahan sampah ; membuat arang briket dan kripik batang pisang. Daerah KKN berhawa dingin sejuk dan dikenal dgn nama Malino, yg dijuluki kota bunga.
Senin pagi (22/8/22) penarikan mahasiswa (istilah dalam dunia akademik ketika mahasiswa ditarik kembali ke kampus usai menjalankan KKN) dilakukan dua Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) ; Yasni, SE, MM dan Yohannis, SE, MM serta disaksikan Ketua LPPM, Dr. Iwan Perwira, SE, MM, dan dosen Rilfan Kasi Ranteta’dung, SE, MM dan Sitti Fadjriyah, SE, MM. Pada kesempatan tersebut, diserahkan plakat KKN kepada kepala lingkungan Pallangga dan Lurah Bulutana.
//Mengharu Biru//
Saat berpamitan di rumah tempat mahasiswa KKN menetap, suasananya mengharu biru. Seluruh mahasiswa tak kuasa menahan air mata saat berjabat tangan dengan pemilik rumah, pak Akbar Cinna dan istri. Beberapa mahasiswa ada yang langsung ke belakang rumah menumpahkan tangis yang tak kuasa dibendung. “Pak Akbar dan keluarganya sangat baik. Kami diperlakukan seperti keluarga sehingga kami merasa seperti berada dirumah sendiri”, ujar Asraf, kordinator lapangan KKN yang berderai air mata. Pak Akbar melemparkan pujian. Dia sangat senang dengan keberadaan mahasiswa STIMlash yang menurutnya sangat rajin, sigap dan mau berbaur dengan masyarakat dalam segala kondisi. Mengikuti kegiatan Sabtu bersih, men-cat tanggul batas lingkungan dan ikut takziah saat ada warga yang meninggal dunia. Bahkan ikut menanam padi disawah sampai berhari-hari. “Baru kali ini ada mahasiswa yang KKN mau turun ke sawah, membantu menanam padi. mereka rajin dan tidak mengeluh”, ujar Akbar.
Saat sesi berfoto, muncul mahasiswa dari Muhammadiah Aisyiyah (MAs) yang juga tengah melaksanakan KKN di lokasi yang sama ; Wiji Nurhidayanti (Purwokerto), Atri Rizky (Pontianak), A. Fera Rahmi (Sinjai), Afnalia (Buton), Afif Alfatwa Ramadhan (Makassar). Kesemuanya berasal dari Universitas Muhammadiah daerah masing-masing. Mereka telah berkenalan sejak dua minggu lalu. Menurut Afif Kordes MAs, KKN MAs Muhammadiah menjalankan proker pengembangan pariwisata. MAs merupakan organisasi di bawah naungan Muhammadiah Pusat yang saat ini tengah menjalankan KKN di Seluruh Indonesia yang dikuti 45 perguruan tinggi serta melibatkan sebanyak 896 mahasiswa.
Suasana mengharu biru pun berlanjut hingga ke kantor Kelurahan Bulutana. Beberapa mahasiswa kembali meneteskan airmata, terutama korlap KKN Asraf, saat pamit dan bersalaman dengan Lurah Bulutana, Naba S.Sos.
Lurah Bulutana juga memberi sanjungan terhadap mahasiswa STIMlash. Menurutnya, keberadaan mahasiswa STIMlash sangat membantu pemerintah dan warga. Setiap kali diminta bantuan, pasti langsung datang dan membantu. Bahkan tidak sungkan men-cat pagar kelurahan, pagar kantor camat hingga rumah jabatan.
“Sebagai lurah saya senang dan bangga. Keberadaan Mahasiswa STIMlash sangat terasa”, kata Naba.
//Arang Briket//
Selama 31 hari melaksanakan KKN, mahasiswa STIMlash menjalankan proker mengajari warga di 4 lingkungan di kelurahan Bulutana yaitu membuat arang briket dan kripik batang pisang. Arang briket dibuat dari sampah kering organik seperti daun, batang pohon, kayu-kayuan, hingga kulit buah yang kering. Dengan bahan baku itu, lingkungan sekitar rumah warga menjadi bersih tak ada sampah sedikitpun yang tersisa. Kesemua sampah itu dibakar untuk dijadikan arang.
//Malam perpisahan//
Sehari sebelum penarikan, tepatnya minggu malam (21/8/22) diadakan malam perpisahan dengan mengelar acara barbekyu ; ayam bakar, ikan bakar dan jagung bakar. Pada kesempatan itu arang briket produksi mahasiswa diujicoba sekaligus pembuktian keberhasilan produk. Hasilnya sangat memuaskan. Warga sekitar yang turut hadir menyaksikan langsung kelebihan arang briket dibanding arang pada umumnya. Arang briket tidak mengotori tangan ketika dipegang, tidak menimbulkan asap ketika dibakar dan dikipas, sangat berbeda dgn arang biasa yang mengotori tangan, banyak asap dan membuat mata perih. Selain itu arang briket juga masih membara selama lebih 8 jam seusai digunakan untuk barbekyu.
//Liburan disela KKN//
Berada di daerah wisata, Malino, dimanfaatkan para mahasiswa berlibur. Hal itu mereka lakukan di hari-hari KKN tidak dilaksanakan. Beberapa tempat wisata yg dikunjungi antara lain : air terjun takapala, air terjun ketemu jodoh, rumah kurcaci dan hutan pinus.
MESKI masih dalam ketidakpastian meredanya Covid-19, namun tidak menyurutkan semangat mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Manajamen Lasharan Jaya Makassar atau STIMLASH melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Perwujudan point ketiga dari Tri Dharma Pendidikan tersebut dilaksanakan di dua kabupaten di propinsi Sulawesi Selatan; Kabupaten Gowa dan Kabupaten Kepulauan Selayar. Dua Pemerintah Kabupaten tersebut telah membalas surat permohonan dan memberi rekomendasi KKN kepada Mahasiswa STIMLASH Angkatan 2019 dan menghimbau untuk tetap menjaga protokol kesehatan (prokes) secara ketat.
Mahasiswa STIMLASH yang mengikuti KKN berjumlah 42 orang ; 17 mahasiswa menempati lokasi di kelurahan Bulutana Kecamatan Tinggi Moncong Kabupaten Gowa. Lokasi ini dikenal berhawa sejuk dingin dengan sebutan nama daerah Malino. Sementara 25 mahasiswa lainnya memilih lokasi di dua desa yakni Desa Bontokoraang dan Desa Bonea Timur, keduanya berada di Kecamatan Bontomanai Kabupaten Kepulauan Selayar. Kepulauan ini terkenal dengan Taman Laut Takabonerate.
“Selamat menjalankan KKN, pengabdian kepada masyarakat. Berperilaku lah yang baik dan sopan di daerah orang serta jaga nama baik kampus,”pesan Dr. Hernita, SE, MM, Ketua STIMLASH Jaya Makassar saat memberi sambutan pada acara pelepasan KKN Mahasiswa Angkatan 2019, pada Rabu (20/7/22) di halaman Kampus STIMLASH Jaya Makassar.
Keberangkatan KKN dibagi dua gelombang. KKN Malino sebagai gelombang pertama yang berangkat Rabu (20/7/22) dan akan berlangsung dari 20 Juli s/d 22 Agustus 2022. Sementara KKN Kepulauan Selayar merupakan gelombang kedua akan berangkat Selasa (9/8/22) dan direncanakan berlangsung dari 10 Agustus s/d 20 September 2022. Masing-masing KKN akan didampingi dua Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). KKN Malino didampingi Yasni, SE, MM dan Yohannis, SE, MM. Sementara KKN Kepulauan Selayar didampingi Sudarmi, S.Pd, M.Pd dan Dr. Hikmah, SE, MM.
//KKN Malino ; Stunting dan Pengolahan Sampah//
Dengan menggunakan dua kendaraan mobil dan dua sepeda motor rombongan KKN STIMLASH Malino meluncur tepat pukul 9 pagi dari Kota Makasar. Menempuh perjalanan sekitar dua jam rombongan tiba di Keluraha Bulutnana. Setibanya di lokasi pada pukul 11 siang, rombongan disambut Lurah Bulutana, Naba, S.Sos dan sejumlah staf kelurahan. Penyambutan sangat hangat dan ramah. “Terima kasih sudah memilih daerah kami sebagai tempat lokasi KKN mahasiswa STIMLASH. Anggap saja ini adalah kampung kalian sendiri,”kata Naba, Lurah Bulutana.
Program Kerja (Proker) yang akan dilakukan di Malino adalah adalah penyuluhan dan pencegahan stunting serta pengolahan sampah. Pada proker stunting, mahasiswa akan didampingi petugas kesehatan dari puskesmas setempat. Mereka memberikan penyuluhan dan pencegahan stunting di seluruh lingkungan di kelurahan Bulutana. Program ini merupakan program nasional dan bersifat sangat prioritas.
Sementara pada proker pengolahan sampah, Mahasiswa STIMLASH akan memberikan pelatihan membuat arang briket dan kripik batang pisang. Bahan baku kedua produk itu dari sampah lingkungan yang berserakan, dipilah dan dipilih menjadi sampah organik kering dan sampah organik basah. Sampah organik kering kayu, daun buah dan biji tanaman dan buah sebagai bahan baku pembuatan arang briket dan sampah organik dari batang pisang untuk pembuatan kripik.
Pemilihan pembuatan arang briket dinilai sangat tepat. Malino yang sering dikunjungi wisatawan lokal, domestik maupun mancanegara yang biasanya pada malam hari melakukan api unggun dan berpesta bakar/panggang beragam lauk-pauk atau lebih dikenal dengan istilah barbeque. Kota Malino adalah salah satu kawasan wisata favorit di Sulawesi Selatan berada diketinggian 1800 mdpl dan dijuluki puncaknya Kota Makassar, hawanya dingin seperti daerah puncak, Kota Bogor, Jawa Barat. Malino berjarak sekitar 70 km dari kota Makassar kearah timur laut dan dapat ditempuh 2 jam perjalanan.
Malino dijuluki Kota Bunga, karena beragam bunga yang tumbuh mekar dan berseri didepan dan halaman rumah penduduk. Selain itu, keindahan dan panorama alamnya sangat menakjubkan. Beragam tempat wisata diantaranya ; hutan pinus, kebun strawberry, rumah kurcaci dan kebun teh yang terkenal yaitu Malino Highland. Terdapat pula sejumlah air terjun diantaranya Air Terjun Parang Bugisi, Takapala, Ketemu Jodoh. Kesemuanya tempat wisata itu sangat instagramable.
//KKN Kepulauan Selayar : Kripik Nasi Ikan, Samijen dan Eco Enzym//
Rombongan KKN STIMLASH Kepulauan Selayar yang rencananya berangkat pada pekan kedua bulan Agustus dan telah menyiapkan Program Kerja (Proker) yang terdiri dari satu proker inti dan dua proker tambahan. Proker inti yaitu pengolahan kerupuk nasi ikan. Pemilihan pembuatan kerupuk nasi ikan karena daerah tersebut merupakan wilayah kepulauan dengan bahan baku utama ikan sangat mudah didapat dan berlimpah. Sementara proker tambahan yakni pembuatan sabun minyak jelantah dan ecoenzym juga sangat bermanfaat dan bahan baku utamanya juga diambil dari beraam limbah sampah pinggir pantai.
Kepulauan Selayar terkenal dengan gugusan taman laut yang indah, salah satunya Taman Laut Takabonerate. Menurut National Geographic Taman laut Takabonerate mempunyai kawasan atol terbesar ketiga di dunia, setelah Kwajifein di Kepulauan Marshall dan dan Suvadiva di Kepulauan Maldewa. Atol adalah gugusan terumbu karang yang berbentuk cincin, pulau, atau serangkaian pulau. Selain Takabonerate yang meliputi spot penyelaman masih terdapat banyak spot penyelaman lain diantaranya Rajuni, Tinabo Belang-belang, Latondu Wall, Desa Wall, Magic Wall 2, Bulo-buloang, Manta Pont 2, Black Forest, Pasi Reef, Black Ray, Taka Beni, dan Balagnipa.
Kepulauan Selayar berjarak kurang lebih 150 km dari Kota Makassar dan ditempuh sekitar tujuh jam perjalanan ; lima jam perjalanan darat dari Makassar ke Kabupaten Bulukumba lalu menyeberang ke Pulau Selayar menaiki naik kapal feri selama dua jam.
Kegiatan KKN Tematik mahasiswa STIM Lasharan Jaya Makassar di desa Bonea Timur, Kabupaten Selayar untuk mengadakan dan diterima langsung oleh kepala Desa Bonea Timur Bapak Patri Edi pada tanggal 10 Agustus 2022. Dengan program kerja utama adalah Pembuatan Keripik Nasi Ikan Tanpa Dijemur. Selain itu, ada juga beberapa program kerja tambahan yang nantinya akan menyesuaikan dengan kebutuhan desa tersebut. Program tambahan lainnya adalah mahasiswa akan mempromosikan tempat wisata yang ada di Bonea Timur agar masyarakat luas bisa melirik tempat wisata tersebut. Dalam penyampaian saat acara pembukaan, oleh Dr. Hikmah, SE., MM., selaku dosen pembimbing lapangan KKN Tematik.
Hal inipun disambut baik oleh kepala desa Bonea Timur dan berharap dengan kedatangan mahasiswa KKN TEMATIK ini agar memberikan dampak positif kepada warganya agar lebih produktif dalam menghasilkan produk yang bernilai jual.
Ketua STIM Lasharan Jaya Makassar, Dr. Hernita, SE. MM. melepas keberangkatan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) semester Genap Tahun Ajaran 2021/2022, pada Selasa 9 Agustus 2022. Pelepasan dihadiri juga oleh Dosen Pembimbing lapangan Ibu Dr. Hikmah, SE. MM. dan Ibu Sudarmi, S.Pd, M.Pd serta mahasiswa yang akan berangkat menuju lokasi KKN.
Dalam sambutannya beliau berpesan kepada mahasiswa yang akan berangkat agar dapat menjaga nama baik almamater dan agar mahasiswa dapat beradaptasi dengan lingkungan tempat KKN serta mengimplementasikan ilmu yang sudah diperoleh selama ini.
Dalam rangkaian acara peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-77, Kepala LLDIKTI IX Sultanbatara, Drs Andi Lukman, M.Si menyerahkan piagam penghargaan kepada 331 dosen tetap yayasan di Lapangan Growth Centre LLDIKTI IX Sultanbatara, pada Rabu 17 Agustus 2022. Dari 331 dosen tetap yayasan yang menerima penghargaan itu, salah seorang diantaranya adalah Ketua STIM Lasharan Jaya Makassar Dr. Hernita, SE, MM, sebagai dosen tetap yayasan masa pengabdian 10 tahun. Selain beliau Dosen STIM Lasharan Jaya lainnya juga menerima penghargaan masa bakti 10 tahun adalah Dr Hikmah, SE, M.M dan Widiastuti, S.S, M.Hum.
Dr Hernita usai menerima piagam penghargaan itu menyatakan, merasa bersyukur dan berterima kasih atas penghargaan yang baru saja didapatkan. Penghargaan ini, sebut Hernita, sebagai motivasi bagi dirinya dan dosen-dosen muda lainnya, khususnya di STIM Lasharan Jaya Makassar untuk lebih meningkatkan kualitas dalam memajukan pendidikan tinggi.
MAKASSAR, (PEDOMAN KARYA). STIM Lasharan Jaya Makassar meneken perjanjian kerjasama (MoU) dengan tiga perguruan tinggi yang masuk 10 besar terbaik di Indonesia, yakni Universitas Bina Nusantara, Institut Pertanian Bogor (IPB), dan Universitas Gunadarma.
Penandanganan itu dilakukan dalam kunjungan 63 pimpinan perguruan tinggi lingkup Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah IX Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara (Sultanbatara) ke beberapa perguruan tinggi di Pulau Jawa, 10-13 Agustus 2022.
Ketua II Bidang Administrasi dan Keuangan STIM Lasharan Jaya Makassar, Muhammad Amsal Sahban PhD, mengatakan, penandatanganian perjanjian kerjasama di Kampus Universitas Bina Nusantara dilakukan Rabu 10 Agustus 2022, sedangkan penandatanganan perjanjian kerjasama dengan IPB dan Universitas Gunadarma dilakukan pada Kamis, 11 Agustus 2022.
“Penandatanganan MoU turut disaksikan Kepala LLDikti Wilayah IX Sultanbatara, Bapak Andi Lukman,” kata Amsal.
Perjanjian kerjasama ditandantangani Ketua STIM Lasharan Jaya Makassar, Dr Hernita SE MM, dengan Rektor Universitas Bina Nusantara Prof Harjanto Prabowo, Rektor IPB Prof Arif Satria, dan Rektor Universitas Gunadarma Prof Margiyanti.
Perjanjian kerjasama antar-perguruan tinggi tersebut, kata Amsal, bertujuan membuat kesepakatan antar-perguruan tinggi yang tentunya bermanfaat dalam menjalankan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang dicanangkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makariem.
“MoU ini juga berguna untuk memperluas hubungan kemitraan dalam upaya penyelenggaraan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, sehingga mampu meningkatkan sumber daya manusia di STIM Lasharan Jaya Makassar, terutama dalam hal kualitas para dosen dan lulusannya,” kata Amsal.
Menurut Amsal, mempersiapkan sumber daya manusia yang handal sangat penting, karena kedepannya tantangan persaingan antar-perguruan tinggi akan semakin berat.
“Dalam kunjungan ke Kampus IPB Bogor, Rektor IPB Bapak Prof Arif Satria memberikan kiat-kiat bagaimana sebuah perguruan tinggi dapat berkembang dengan memanfaatkan teknologi berbasis digital,” tutur Amsal.
Sedangkan Wakil Rektor Bidang Kerjasama Universitas Bina Nusantara, Prof Didin Mukodim, mengungkapkan bahwa Universitas Gunadarma telah berhasil memiliki super komputer sebanyak lebih dari 11 unit untuk menunjang digitalisasi di Universitas Gunadarma.
“Jumlah ini adalah yang terbanyak yang dimiliki oleh perguruan tinggi di Indonesia dan ini adalah salah satu kebanggaan yang dimiliki oleh Universitas Gunadarma,” kata Amsal menirukan ucapan Prof Didin Mukodim. (Amsal)