Program Kegiatan Masyarakat (PKM) berupa Pengabdian Masyarakat dilakukan di Desa Jene Tallasa, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Daerah tersebut banyak ditumbuhi pohon sehingga menghasilkan sampah organik seperti ranting, dedaunan dan kulit buah serta tanaman. Selama ini masyarakat membersihkan lahan mereka dengan membakar sampah-sampah tersebut. Sebagian besar belum mengetahui potensi sampah organik tersebut dapat dijadikan sebagai bahan bakar alternatif. Masyarakat menganggap bahwa sampak organik tidak dapat lagi dimanfaatkan sehingga perlu dimusnahkan. Mereka hanya mengetahui cara daur ulang sampah anorganik saja, sedangkan sampah organik hanya dapat dimanfaatkan untuk membuat pupuk kompos. Pengetahuan tentang pembuatan briket arang menjadi barang pengganti bahan bakar rumah tangga yang murah dan aman yang terbuat dari sampah, masih rendah.
Melimpahnya sampah organik dan masih rendahnya pengetahuan masyarakat tentang pembuatan briket arang berbasis sampah organi kering membuat TIM Pengabdi dari Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIM) Lasharan Jaya Makassar yang terdiri dari dosen dan mahasiswa tergerak untuk turun dan terjun ke masyarakat sebagai perwujudan Tri Dharma Pendidikan dengan memberikan pelatihan membuat briket arang, khususnya bagi ibu ibu yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani (KWT) di Desa Jene Tallasa dan siswa siswi SMA Islam Lasharan Jaya di Gowa.
Pembuatan briket arang dari sampah organik dapat menjadi alternatif penghasilan tambahan bagi masyarakat dan mampu mengurangi timbunan sampah yang berbahaya bagi kesehatan lingkungan. Usaha briket arang ini akan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat disamping bisa juga dipakai oleh masyarakat sebagai bahan bakar rumah tangga karena murah dan ramah lingkungan.
Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIM) Lasharan Jaya Makassar lolos program kampus mengajar dari Kemendikbud Ristek RI. Mahasiswa STIM Lasharan Jaya Makassar yang lolos dalam program tersebut, Ulfa Dwi Yanti yang mahasiswi angkatan 2021. Sementara dosen DPL yang lolos dalam program ini, Sudarmi, S.Pd, M.Pd dan Dr Andi Batary Citta, SE, MM. Ulfa Dwi Yanti akan mengajar di SD Inpres Jambu selama satu semester.
Mahasiswa dan dosen yang lolos program ini dilepas Ketua STIM Lasharan Jaya Makassar, Dr Hernita, SE, MM, Jumat, 17 Februari 2023. Hernita mengatakan, manfaat bagi mahasiswa untuk kampus mengajar diantaranya akan belajar langsung bagaimana mengatur manusia dalam hal ini anak-anak yang mereka ajar, sesuai dengan apa yang telah mereka pelajari di kampus.
Ditambahkan, tahun lalu ada 2 mahasiswa angkatan 2019 yang lolos MBKM. Mereka dapat belajar kewirausahaan di Unismuh Makassar.
Kombes Pol Dr. M. Arsal Sahban, SH, SIK, MH, MM yang saat ini berprofesi sebagai Dosen Utama di STIK-PTIK ternyata sangat konsen di dunia pendidikan. Ia salah satu pendiri dan anggota Yayasan Pendidikan Lasharan Jaya Makassar yang menaungi Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Lasharan Jaya (Stimlash).
Stimlash sendiri saat ini telah membuka program studi S1 dan S2 bidang manajemen.
Baru-baru ini Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Lasharan Jaya melakukan kerjasama dengan Nothern Illinois University (NIU) yang berada Chicago Amerika Serikat. NIU sendiri merupakan salah satu State University terbaik di Dunia, dimana masuk dalam Tier 1.
Perjanjian kerjasama di tandatangi oleh Direktur Executif Global Institute Northern Illinois University (NIU) Chicago Amerika Serikat, Eric Jones, Ph.D dengan Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Lasharan Jaya Dr. Hernita, SE, MM bertempat di kampus Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Lasharan Jaya di Jalan Abdullah Daeng Sirua no. 106 Makassar pada hari Jum’at (20/1/23).
Disela-sela penandatangan tersebut, Kombes Pol Dr. M. Arsal Sahban, SH, SIK, MH, MM selaku pendiri Stimlash yang di hubungi di tempat terpisah mengatakan, kerjasama ini bertujuan untuk peningkatan Sumber Daya Manusia baik Dosen maupun mahasiswa Stimlash. Bentuknya nanti berupa pertukaran mahasiswa dan kerjasama dibidang penelitian.
“Kami ingin meningkatkan SDM lulusan Stimlash yang tidak hanya baik dan unggul tapi juga berwawasan internasional,” kata pria yang saat ini berprofesi sebagai Dosen Utama di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian PTIK di Jakarta.
Arsal menambahkan, Sebenarnya, kerjasama ini menguatkan kembali MoU yang terjalin tahun 2014 lalu, dengan memasukkan beberapa point tambahan yang intinya memperluas ikatan ilmiah dan kerjasama akademik yang lebih erat. “Saat itu kami yang ke Amerika, yang di wakili oleh kakak saya. Sekarang mereka yang datang ke kampus Stimlash,” ujar Arsal.
Pada kesempatan tersebut Direktur Executif Global Institute Northern Illinois University (NIU) Chicago Amerika Serikat, Eric Jones, Ph.D mengatakan kedepannya akan ada kerjasama dalam bidang akademik dengan mengirim mahasiswa dan dosen STIMLASH untuk belajar di NIU dan kami dari NIU juga bisa mengirimkan mahasiswa atau dosen kami untuk belajar bahasa dan kebudayaan indonesia, selain itu juga bisa kerjasama dalam penulisan jurnal internasional.
“Kami juga akan membantu STIMLASH menerbitkan surat penerimaan bagi mahasiswa atau dosen yang berminat ke Amerika untuk studi. Semoga secepatnya terjadi pertukaran pelajar maupun dosen dari NIU ke STIMLASH ataupun sebaliknya ,” ujarnya.
Dr Hernita, SE, MM selaku Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Lasharan Jaya mengatakan, selain meningkatkan mutu kampus dan mahasiswa strata satu dari STIM Lasharan, mereka juga akan menjalin kerjasama pengembangan pasca sarjana S2 Magister Manajemen yang baru kami buka pada tahun 2023 ini.
Kedatangan Eric Jones, Ph.D ke Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Lasharan Jaya didampingi Dani Muhtada, Ph.D Dosen Universitas Negeri Semarang yang juga Pimpinan Pesantren Riset Al Muhtada, Semarang.
Prof. Eric Jones datang ke Indonesia dengan agenda untuk mengembangkan kerjasama dengan beberapa institusi dan kampus di Indonesia.
Prog. Eric Jones merupakan profesor di Northern Illinois University, dan sedang menjabat sebagai Direktur Eksekutif untuk kerjasama internasional (Global Initiatives).
Kegiatannya di Indonesia direncanakan ke Makassar, Yogyakarta dan Jakarta. Di Makassar agendanya bertemu dengan Pemerintah Kota Makassar serta menjalin kerjasama dengan beberapa universitas antara lain Universitas Hasanuddin dan sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Lasharan Jaya.
Sementara di Yogyakarta diagendakan akan bertemu dengan Gusti Mangkubumi serta menghadiri konferensi internasional kerjasama NIU dg Universitas Widya Mataram di yogyakarta (24-25/01), dan agenda di Jakarta di rencanakan bertemu dengan DPD RI dan KPU RI. (Ian Rasya)
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIM) Lasharan Jaya Makassar merupakan salah satu perguruan tinggi swasta (PTS) lingkup Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wil. IX Sultanbatara yang melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universitas Gunadarma, Rabu 15 Februari 2023.
Kerjasama ini ditandatangani Ketua STIM Lasharan Jaya Makassar, Dr Hernita, SE, MM, Wakil Ketua II, Muh. Amsal Sahban dan Rektor Universitas Gunadarma Prof Dr E.S Margianti.
Ketua Lasharan Jaya Makassar, Dr Hernita, SE, MM mengatakan, kerjasama dengan Universitas Gunadarma dalam rangka pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan Mutu Pendidikan.
Diakui bahwa Universitas Gunadarma yang ada di Depok, Jawa Barat, merupakan perguruan tinggi swasta terbaik versi Webometrics 2021 yang mendapatkan peringkat 4.
Oleh karenanya, sangat strategis jika perguruan tinggi swasta khususnya lingkup LLDIKTI Wil. IX Sultanbatara termasuk STIM Lasharan Jaya Makassar melakukan kerjasama dengan perguruan tinggi yang memiliki jumlah mahasiswa 40 ribuan dengan total dosen kurang lebih 1.500 orang.
Ketua LLDIKTI Wil. IX Sultanbatara, Drs H Andi Lukman, dalam sambutannya di acara Rakerwil Pimpinan Perguruan Tinggi menyambut baik serta memberikan penghargaan atas kehadiran Ketua Ombudsman RI, Mokhammad Najid membuka Rakerwil Pimpinan Perguruan Tinggi LLDIKTI Wil. IX.
Begitu juga Rektor Universitas Gunadarma Prof Dr E.S Margianti atas kesempatannya hadir sebagai narasumber serta para pimpinan perguruan tinggi atas partisipasinya menghadiri Rakerwil ini.
– Setelah berjuang selama belasan tahun, Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIM) Lasharan Jaya Makassar akhirnya menerima Surat Keputusan dari Mendikbudristek RI Nomor 894/ejo/ 2022, tentang izin pembukaan program magister (S2) manajemen.
SK tersebut diserahkan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah IX Sultanbatara, Drs Andi Lukman MSi, kepada Ketua STIM Lasharan Jaya Makassar, Dr Hernita SE MM, di Kampus STIM Lasharan Jaya, Jl Abdullah Dg Sirua, Makassar, 28 Desember 2022.
Andi Lukman dalam sambutannya mengatakan, proses untuk mendapatkan izin pembukaan program magister (S2) manajemen sangat tidak mudah karena banyak sekali persyaratannya dan juga butuh banyak pertimbangan.
“Ini tidak mudah, karena harus ada S1 dan tersertifikasi baik, dan harus memiliki minimal lima doktor (dalam bidang ilmu manajemen),” kata Andi Lukman.
Dirintis Sejak 2005
Ketua STIM Lasharan Jaya Makassar, Hernita Sahban mengaku dirinya dan seluruh sivitas akademika, serta Ketua Yayasan Pendidikan Lasharan Jaya Makassar Hj Andi Nurlela, sangat gembira dan bersyukur dengan terbitnya SK Izin Operasional Penyelenggaraan Prodi Magister Manajemen dari Kemendikbudristek RI.
“Alhamdulillah, akhirnya kami mendapatkan SK pembukaan prodi magister manajemen. Bapak almarhum Sahban Liba (pendiri dan ketua pertama STIM Lasharan Jaya Makassar, red) sudah merintisnya sejak tahun 2005,” ungkap Hernita.
Acara penyerahan SK turut dihadiri Yayasan Pendidikan Lasharan Jaya Makassar Hj. Andi Nurlela, Ketua I Bidang Akademik Guntur Suryo Putro SE MM, Ketua II Bidang Keuangan Muhammad Amsal Sahban PhD, Ketua III Bidang Kemahasiswaan Arfiany SE MM, serta sejumlah pejabat, dosen, dan sivitas akademika STIM Lasharan Jaya Makassar.(win)
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIM) Lasharan Jaya Makassar menggelar Rapat Senat Terbuka Luar Biasa dalam rangka Wisuda Sarjana SI, ke-17, di Aula Lasharan Garden, Sabtu 19 November 2022. Rapat Senat Terbuka Luar Biasa dipimpin Ketua Senat Dr Hernita,SE, MM yang sekaligus Ketua STIM Lasharan Jaya Makassar. Hadir dalam acara wisuda Kepala LLDIKTI IX Sultanbatara, Drs H Andi Lukman, M.Si. Hadir juga Ketua Yayasan Lasharan Jaya, Hj Andi Nurlela, orang tua wisudawan dan undangan lainnya.
Wisuda ke-17, juga diisi orasi ilmiah oleh Kombes (Pol ) Dr H.Muh.Arsal Sahban, SH, Suk, MM, MK membawakan materi “kepemimpinan yang melayani bukan dilayani”. Juga dalam momentum wisuda ini, tiga alumni sarjana manajemen mendapat penghargaan sebagai alumni terbaik, yakni Muh. Jusman, SM, IPK 3,93, Nur Husnah, SM, IPK 3, 84, serta Karmila, SM, IPK 3,83 ketiganya menempuh pendidikan selama 4 tahun.
Kepala LLDIKTI Wil.IX Sultanbatara, Drs H Andi Lukman M.Si, mengatakan, pelaksanaan wisuda ke-17 STIM Lasharan Jaya Makassar telah menunjukkan bahwa pelaksnaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni proses belajar, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat telah berjalan dengan baik. Andi Lukman mengakui, mengelola perguruan tinggi sekarang ini sangat berat, karena itu perguruan tinggi diminta untuk selalu mempersiapkan diri terutama SDM agar bisa menghadapi tantangan yang tidak menentu ini. Terkait kebijakan pemerintah tentang MBKM, mahasiswa tidak lagi selalu belajar didalam kampus tetapi mahasiswa bisa belajar di luar kampus.
Ketua STIM Lasharan Jaya Makassar, Dr Hernita dalam sambutannya merasa bersyukur karena pelaksanaan wisuda ke-17 ini bisa berjalan dengan sukses. Hernita mengaku pelaksanaan wisuda ini banyak keterbatasan yang terjadi karena masih dalam suasana berduka dimana pendiri Kampus STIM Lasharan Jaya Makassar, Dr H Sahban Liba, MM baru saja meninggal tepatnya 1 Oktober 2022. Sahban Liba dimasa hidupnya adalah sosok panutan yang dicintai anak-anaknya dan keluarganya serta seluruh civitas akademika STIM Lasharan Jaya Makassar, dan terkhusus bagi alumni dan mahasiswa.
Dalam kesempatan ini, Ketua STIM Lasharan Jaya mengingatkan untuk tidak lupa dengan visi kampus yang selalu memberi semangat kepada kita semua untuk meraih sukses. Visi ini sebut Hernita telah melekat dalam jiwa kita, yakni “Menjadi Pusat Peningkatan Sumber Daya Manusia berjiwa entrepreneurship, terkemuka di Kawasan Indonesia Timur dalam bidang manajemen berbasis Riset dan Teknologi yang berdaya saing serta mampu menjawab tantangan glob tahun 2030”.
Sementara visi programnya, ” menghasilkan lulusan berjiwa kreatif, inovatif yang kompeten dan berdaya saing di bidang manajemen”. Terkait dengan SDM yang dimiliki, STIM Lasharan Jaya Makassar telah memiliki 7 doktor lulusan dari berbagai perguruan tinggi dan sejumlah dosen lainnya masih dalam proses pendidikan doktoral.*
Kegiatan workshop yang diadakan dalam rangkaian menjelang wisuda STIM Lasharan Jaya angkatan ke 17 , dengan tema : “ETIKA BISNIS TERKAIT MARAKNYA MONEY GAMES DI INDONESIA DAN LEMAHNYA PERANGKAT HUKUM” yang diadakan oleh STIM Lasharan Jaya Makassar pada tanggal 13 November 2022 dengan Pemateri Dosen Utama PTIK, Kombes (Pol) Dr. H. Muhammad Arsal Sahban, SH. SIK. MH. MM.
Bagi para civitas akademika kampus harus senantiasa menanamkan jiwa dan semangat entrepreneurship atau jiwa kewirausahaan kepada mahasiswa STIM Lasharan Jaya Makassar. Memberi semangat wirausaha akan menjadi modal bagi mahasiswa jika sudah berada di tengah masyarakat.
Hal ini ditegaskan Kepala LLDIKTI IX, Drs. Andi Lukman, M.Si saat membawakan kuliah umum di hadapan para dosen, mahasiswa dan tenaga kependidikan STIM Lasharan Jaya, Rabu 16 Nopember 2022 di aula Kampus STIM Lasharan Jaya, Jl. Abdullah Daeng Sirua, Kota Makassar.
Kuliah umum ini mengusung tema “Menyiapkan Kualitas Sumber Daya Manusia Merdeka Belajar Kampus Merdeka.” Kuliah umum ini dirangkaikan dengan penyerahan Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) 2022.
Dijelaskan, era saat ini lewat kebijakan Mendikbudristek dengan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), semakin terbuka dan memberi ruang lebuih luas bagi mahasiswa untuk menjalani kuliah pada dunia industri di luar kampus yang setara dengan 60 SKS. “Program MBKM itu dapat jadi media dan alat praktik untuk magang pada dunia industri bagi mahasiswa, sehingga akan lebih mudah mendapatkan pengetahuan dan pengalaman lapangan pada dunia industri dan dunia kerja,” katanya.
Lewat program Merdeka Belajar ini, mahasiswa dapat lebih cepat dan mudah meraih pengalaman dan praktek kerja. Kondisi demikian jauh berbeda dengan pembelajaran dimasa lalu yang lebih banyak fokus pada teori. Mahasiswa dapat turun ke desa membagi keterampilan dan pengalaman membantu aparat desa memenej administrasi pemerintahan desa dan BUMDES. “Serta dapat juga membantu sekolah yang ada di desa untuk program kampus mengajar,” kata Andi Lukman.
Menyukseskan program MBKM ini, maka pihak kampus harus mengatur ulang kurikulum dengan melibatkan dunia industri. Melakukan kolaborasi untuk bersama-sama menyusun kurikulum dan kemudian memanggil para praktisi masuk kampus mengajar.
Ketua STIM Lasharan Jaya Makassar Dr. Hernita, SE, MM, mengucapkan terima kasih atas kehadiran Kepala LLDIKTI IX membawakan kuliah umum karena sekalugs memberi semangat dan motivasi bagi para dosen dan mahasiswa dalam menjalani proses Tri Dharma Perguruan Tinggi. “Kuliah umum ini merupakan rangkaian dari prosesi pelaksanaan wisuda yang akan akan dilaksanakan pada Sabtu 19 Nopember 2022 di kampus,” kata Doktor Pendidikan Ilmu Ekonomi PPs-UNM ini. (*)